Tips

  Blog /Tips

AMANKAH TISSUE TOILET DIBUANG KE DALAM KLOSET ANDA ?


Untuk beberapa negara di luar Indonesia khsususnya di negara Barat membersihkan diri setelah buang air tidak dilakukan menggunakan air atau biasa disebut dengan toilet kering. Cukup dengan mengelapkan tissue saja untuk membersihkan sisa-sisa kotoran yang menempel. Karena digunakan untuk bersih-bersih, tissue toilet dianggap sampah yang lebih berbahaya daripada makanan basi, karena mengandung kuman yang setara dengan tikus mati. Well mungkin saya berlebihan, tapi karena disini tidak ada (jarang) tikus baik yang hidup maupun mati jadi anggaplah jumlah kuman yang berbahaya itu sama dengan jumlah kuman di tikus mati.

 

Di Indonesia sendiri, penggunaan tissue toilet untuk bersih bersih sepertinya belum menjadi hal yang lazim di Indonesia, karena  umumnya, setelah buang air, orang membersihkan diri  menggunakan air sementara tissue digunakan oleh sebagian orang untuk mengeringkan diri. Agar menjaga keamanan dalam menggunakan kloset, tissue setelah digunakan dapat dibuang di tempat sampah lebih baik tertutup untuk menghindari berbagai kuman yang bisa menyebar di area kloset. Selain itu tips lain adalah jangan membuang tissue ke dalam kloset karena dapat menyebabkan kemampetan di dalam kloset.

 

Karena tidak dapat diawasi saat menggunakan kloset, alangkah lebih baik apabila kita menggunakan tissue toilet yang cepat larut khususnya di dalam saluran kloset. Tissue toilet yang baik adalah yang cepat larut dalam hitungan 20 detik atau kurang. Anda dapat melakukan pengujian berbagau merek terkenal dari tissue toilet dengan memasukan tissue ke dalam stoples yang diisi air dan dihitung berapa lama waktu untuk melarutkan tissue tersebut.

 

Anda dapat menggunakan cara diatas untuk menentukan tissue yang aman untuk kloset anda dan mencegah penyumbatan terhadap kloset. Happy Plumbing